Resmob Rappocini Makassar Ungkap Kasus Penipuan Rental Mobil di Makassar

Makassar, BaratindonesiaNews.com – Keberhasilan Tim Resmob Polsek Rappocini Makassar mengungkap kasus penipuan rental mobil yang berujung pada penggadaian mobil di beberapa wilayah, patut diapresiasi. Mobil Rush DD 1703 XBH yang awalnya disewakan di Toraja, Kini ditemukan setelah perjalanan panjang yang melibatkan upaya pencarian intensif oleh pemilik mobil dan kerja sama antar kepolisian.

Kronologi kasus bermula dari penyewaan mobil Rush di Toraja. Setelah beberapa waktu, penyewa mobil tersebut diketahui telah menggadaikan mobil tersebut di Jalan Satangnga Andalas, Makassar, inisial AI. Tidak berhenti sampai di situ, mobil tersebut juga digadaikan di Pinrang.

Kejadian ini menimbulkan keresahan dan kerugian bagi pemilik mobil, yang berinisial KL. Upaya pencarian mobil dilakukan oleh KL sendiri, yang dibantu oleh informasi lokasi dari GPS yang terpasang di mobil.

Pada tanggal 26 Juni 2025 malam, KL melacak keberadaan mobilnya hingga ke Sidrap, berdasarkan sinyal GPS. Namun, upaya pencariannya di Sidrap justru berujung pada ancaman kekerasan. KL mengaku hampir menjadi korban pengeroyokan dan diancam dengan senjata tajam.

Kejadian ini mendorong KL untuk melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Resmob Polsek Rappocini Makassar pada tanggal 28 Juni 2025 malam.

Kerja sama yang efektif terjalin antara Tim Resmob Rappocini Makassar dengan Polres Toraja. Polres Toraja membenarkan laporan kasus penipuan rental mobil tersebut, yang kemudian memperkuat upaya penyelidikan Tim Resmob Rappocini.

Berkat kecepatan dan ketepatan tindakan Tim Resmob Rappocini Makassar, mobil Rush yang hilang tersebut berhasil ditemukan di wilayah Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Makassar. Mobil tersebut telah diamankan dan proses hukum selanjutnya akan segera dilakukan.

Keberhasilan Tim Resmob Polsek Rappocini Makassar dalam mengungkap kasus ini menunjukkan profesionalisme dan kesigapan aparat dalam menangani kasus kriminal. Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam melakukan transaksi sewa menyewa, serta pentingnya kerja sama antar instansi kepolisian dalam mengungkap kasus kejahatan.

Red: Tiem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *