Dari Tenaga Surpeyer PT.Kao Indonesia Berali membuka Warkop Di Kampung Sendiri Setelah Habis masa kerja.

Gowa,baratindonesianew.com.–” Kisa fakta history Kehipan dan perjalan hidup seorang Tenaga Sorpeyer di PT.kao Indonesia bahwa hidup ini pilihan adalalah motivasi buat generasi masa kini.

 

Hal tersebut di atas di lakonni oleh Iswan 52  Tahun ini,Putra asal Dusun Bonto Pamase Desa Tangke Bajeng Kecamata Bajeng  Kabupaten Gowa, yang memilih, buka usaha kecil kecilan di kampungnya sendiri,dengan alasan yang amat sederhana tapi maknanya sangat mendalam.

 

Kepada media ini Lelaki paruh baya ini menyampaikan bahwa sudah beritahu tahun ia jarang bertemu muka berjumpa pandang dengan sanak saudara handai tolannya, maka satu satunya jalan ia membuka warung kopi di kampungnya sendiri, setaunya khalayak ramai kalau membuka usaha warkop itu biasanya di kota atau di lokasi yang strategi setidaknya di areal yang ada pengunjung seperti di areal wisatawan, ” Tapi beda prinsip yang d oleh Iswan,Setelah pensiun dari PT. Kao Indonesia pada tahun 2018 silam.

 

Dengan modal Sederhana Ia mendirikan bangunan sederhana warko dengan niatnya untuk menambah inkam buat biaya hidup dan juga dapat menegur sapa dan berkumpul bersama handai tolan serta keluarga saling membagi cerita sembari mencicipi secangkir kopi dan sepotong cimilan selain cimilan ia juga sajikan Sup ubi dan makanan siap saji seperti supermi, Indomi  dengan tarif yang sangat terjangkau buat warga pamase dan para pedagang sayur dan masyakat lainnya yang lintas di areal jalan dusun pamase.

 

Warkop di lengkapi dengan sebuah Televisi dan Salon untuk sekedar hiburan pelepas letih bagi para tani, yang. Hobi menyaksikan Tayangan Berita dan berita olahraga seperti Olahraga Bola,apa lagi saat ini sedang menayangkan Pertandingan Sepak bola luar negeri dan dalam negeri, dari pada warga setempat harus turun ke kota atau mencari warkop yang lain yang membuang goceh begitu banyak lebih baik nongkrong du warkop mini di kampung sendiri rasanya sama seperti warkop yang ada di kota. Selain hemat pengunjung juga sanatai dan jauh dari hingar-bingar dari ke bising suara musik gaungan sura kenat pot kendaraan mobil dan motor yang meraung menggangu pendengaran.

 

 

Sementara 2 orang pengunjung dari kalangan toko mayarakat dan pemuda masing berinana.Dg Ngitung yang di dampingi dan Dg Nuntung  menerangkan bahwa lebih nyaman nongkrong di warkop mini 87 milik Iswan, dengan alasan bahwa selain tenang nyaman dau jauh dari kebisingan serta Polusi selain dari terhindar dari kebisingan dan kenyamanan, hargannya juga relatif murah. Kalau di bilang rasanya sama tapi bedanya hanya harga. Kalau kita nongkrong warkop di kota banyak biaya. Harga kopinya mahal belum lagi transportasi ya lebih baik nongkrong saja di warkop mini 87 milik Saudara Iswan.Imbuhnya.

 

Laporan MZ.Nurdin Achmad.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *