Ratusan tenaga kesehatan NON ASN RSUD Takalar merasa kecewa setelah hampir 10 bulan tuntutan mereka tidak kunjung ada penyelesain bahkan disaat instansi lain sudah sibuk mengurus berkas kelengakapan PPPK paru waktu, mereka belum ada tanda tanda tentang kepastian nasib mereka. Untuk diketahuai kurang lebih 3000 an tenaga non ASN takalar masuk dalam data base BKN tapi tidak dengan pegawai RSUD TAKALAR.. Mereka masih sibuk melayani pasien dan pegawai yang mengurus surat keterangan sehat di RSUD.. Bahkan tidak ada yang peduli dengan mereka..
Bahkan sudah 3 kali diadakan audensi dengan DPRD Takalar, tapi tidak ada kepastian, hanya janji dan harapan palsu. Dalam pertemuan tersebut hanya menunggu perbub yang sampai saat ini masih belum jelas..anggota DPRD dan direktur berjanji akan melibatkan tenaga kesehatan (nakes) RS Pajonga dalam seluruh proses penyelesaian masalah terkait status dan kesejahteraan mereka.
Menurut salah satu pegawai RS yang enggan disebut namanya,.masalah ini harus diselesaikan dengan cara yang transparan dan tidak menutupi kesalahan manajemen RS Pajonga.
“Kami merasa masalah ini harus diselesaikan secara terbuka tanpa menutupi kegagalan manajemen RS Pajonga,” ungkapnya.
untutan Tenaga NON RS PADJONGA Takalar pun jelas, yaitu kesejahteraan tenaga kesehatan meliputi mekanisme gaji sesuai dengan beban kerja dan pengabdian , kepastian status pekerjaan, SK pengangkatan sebagai pegawai BLUD RSUD TAKALAR serta fasilitas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Mereka berharap agar direktur RSUD H PADJONGA TAKALAR Takalar segera memberikan solusi konkret terkait hal ini dan tanpa janji lagi.
Selain itu, dia juga menegaskan bahwa dirinya dan semua pagawai akan melakukan aksi mogok kerja jika kasus ini tidak kunjung selesai..
Pimpinan Redaksi MrDaengNews (Sul Faisal Dg Tuju) berjanji akan mengawal kasus ini hingga ada tindakan nyata dari pihak terkait demi kesejahteraan dan kepastian status bagi tenaga kesehatan sukarela di RS Pajonga.
Salam sehat selalu SALAMAKI TAPADASALAMA